politik-indonesia.com

Setiap bengkel, baik bengkel resmi (BeRes) maupun bengkel non resmi, pasti memiliki tim mekanik. Karyawan yang kerap disapa montir itu bertugas untuk meneliti kerusakan pada kendaraan dan memperbaikinya. Termasuk melakukan penggantian suku cadang.

Nah, di luar sana, ada banyak sekali oknum mekanik bengkel yang curang. Bahkan mereka bukan hanya datang dari bengkel non resmi, namun juga ada yang bertugas di bengkel resmi. Agar Anda tak terjebak dalam aksi oknum mekanik bengkel yang curang ini, kenali ciri-cirinya.

1. Selalu Minta Penggantian Suku Cadang

Tanpa dicek langsung minta ganti suku cadang

Ciri mekanik yang berniat mengelabui konsumennya biasanya akan memvonis penggantian suku cadang. Bahkan keputusan ini mereka lakukan hanya berdasarkan cerita dari keluhan konsumen. Saran penggantian suku cadang ini tak jarang dilakukan tanpa mereka mendeteksi lebih lanjut tentang kerusakan pada kendaraan Anda.

2. Menyimpan Suku Cadang Bekas dari Mobil Anda

Suku cadang yang diganti disimpan oleh si mekanik

Setelah menyarankan untuk mengganti suku cadang tanpa memeriksanya terlebih dulu, biasanya ada ciri lain dari mekanik bengkel yang curang. Yaitu menyimpan suku cadang dari mobil Anda yang telah diganti dengan suku cadang rekomendasinya.

Banyak yang tidak menyadari hal ini, karena dianggap suku cadang yang sudah tidak berfungsi tidak akan terpakai. Padahal Anda tidak pernah mengetahui, apakah suku cadang di mobil Anda tersebut benar-benar diganti atau cuma dicopot dan dipasang ulang setelah dibersihkan terlebih dahulu.

3. Harga Jasa Servis Terlalu Mahal

Jasa mekanik terlampau mahal ciri mekanik dan bengkel curang

Sebaiknya Anda juga hindari mekanik bengkel yang curang dengan cara menaikkan harga jasa servis. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya tanyakan dulu berapa jasa servis saat Anda akan melakukan perbaikan di sebuah bengkel. Jika harganya tidak masuk akal, Anda sebaiknya mengganti ke bengkel yang lain.