politik-indonesia.com – MARANELLO – Kabar Ferrari Roma Spider atau versi atap terbuka santer sejak lama. Semenjak kehadiran Roma, model konvertibelnya memang sudah misteri. Banyak anggapan varian tersebut bakal menggantikan Portofino, entry-level yang juga merupakan model open top. Namun, ditepis oleh Ferrari dengan merilis Portofino M. Ferrari Roma Spider pun kembali menjadi tanda tanya bakal tersedia atau tidak.

Setelah penantian panjang, akhirnya para penggemar mendapat jawaban. Belum lama ini muncul video spyshot Ferrari Roma Spider tengah diuji jalan dalam balutan kamuflase. Gambar ditangkap seorang Youtuber dengan nama akun simone_masetti_99. Ia rela berjaga tengah malam di depan pabrik Ferrari di Maranello, dan mendapati mobil berkamuflase keluar dari kompleks tersebut. Bila melihat siluet bodi dan bentuk lampu yang terselubung kain kamuflase, diperkirakan Roma atap terbuka.

Dugaan semakin kuat ketika sebuah foto dari akun zff_passion beredar. Tampak mobil Ferrari putih yang sedikit terbungkus plastik sedang terparkir bersama model Ferrari lainnya. Walau klaster lampu belakang hilang, tapi berdasarkan panel bodi terlihat jelas ia adalah Roma. Atapnya tak ada, semakin mengindikasikan ini adalah model konvertibel. Yang jadi pertanyaan apakah hard-top atau soft-top?

Jelas bagian belakang Roma dalam spyshot itu mengalami revisi untuk mengakomodasi penyimpanan atap. Kemungkinan merupakan soft-top­, guna membedakan dengan Portofino yang duluan memakai hard-top. Ditambah peluang ditiadakannya jok baris kedua.

Roma sendiri dirilis ke pasar pertama kali pada 2019. Ia ditujukan untuk menarik calon konsumen baru yang belum pernah merasakan Ferrari, sekaligus bisa dijadikan tunggangan harian. Di balik kap terdapat jantung mekanis V8 berkapasitas 3.9 liter tersokong turbocharger ganda. Spesifikasi ini menobatkan Roma sebagai Coupe GT mesin depan pertama dalam lini Ferrari. Menariknya, V8 terbenam bukan sembarangan karena bertabur penghargaan dan dipakai pada F8 Tributo, 488 Pista, GTC4 Lusso T, Portofino sejak debut pertama kali di California T.

Bersaing dengan Bentley Continental GT, Aston Martin DB11 V8 dan V8 Vantage, BMW M8 dan Mercedes-AMG GT, performa Roma di angka 620 hp dengan torsi 760 Nm. Seluruh daya dikirim ke roda melalui sistem transmisi kopling ganda (Dual Clutch Transmission) 8-percepatan. Satu gigi lebih banyak dari model V8 Ferrari lainnya.

Tak cuma performa mumpuni untuk supercar entry-level­, fitur terbenam juga cadas. Terutama pada sisi safety melalui perangkat Advance Driving Aid System (ADAS) Level 1. Kumpulan fitur keselamatan yang terdiri dari Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Departure Warning with Traffic Sign Recognition, Blind Spot Detection with Rear Cross Traffic Alert, dan Surround View Camera.(MUHAMMAD HAFID / WH)

Sumber: Carscoops