politik-indonesia.com – JAKARTA – CX-5 merupakan salah satu model yang punya jasa penting dalam kebangkitan merek Mazda selama hampir satu dekade terakhir. Sejak lahirnya gaya desain Kodo dan teknologi SkyActiv, Mazda CX-5 telah menjadi model yang laris manis di mana-mana. Kabarnya, dalam waktu dekat CX-5 akan mengalami penyegaran kembali.

Debut Mazda CX-5

Penjualan CX-5

Di Indonesia, terakhir kali SUV (Sport Utility Vehicle) lima penumpang ini mengalami pembaruan pada tahun lalu. Mazda melakukan peningkatan dari sisi kelengkapan fitur untuk CX-5 agar semakin tegas berkesan premium. Perubahan ini menyusul major facelift yang dihadirkan pada tahun 2017 setelah sempat facelift juga pada tahun 2015.

Mazda siap kembali membuat transformasi terkini untuk CX-5 tahun ini. Mazda tentunya tidak ingin CX-5 yang terkenal bernuansa premium dan kaya fitur keselamatan ini kalah bersaing dengan para rivalnya di pasar, seperti Honda CR-V dan Hyundai Tucson. Menarik melihat penyegaran yang ditampilkan oleh produsen mobil yang bermarkas di Hiroshima ini.

Tampilan CX-5 versi 2022 akan mengalami perubahan menjadi sedikit lebih agresif dan semakin mewah. Pada fascia depan, grafis lampu utama berubah dengan permainan LED DRL (Day-time Running Lights) berbentuk L ganda, sepintas mirip BMW. Pada kisi-kisi grille juga berubah, menonjolkan titik-titik horizontal tetap dengan kesan 3 dimensi dan mempertahankan frame berwarna chrome tebal.

Melengkapi ubahan eksterior, hadir garnish silver tebal pada lim bumper atau skid plate depan, begitu juga di side skirt dan bumper belakang. Grafis lampu belakang juga tampil dengan LED L ganda seperti DRL lampu depan. Tampilan baru ini membuat ubahan minimalis CX-5 terasa berkelas namun tetap memberikan efek visual yang signifikan. Jelasnya, Bahasa desain Kodo tetap menjadi ciri khas utama.

Interior tidak akan berubah banyak pada edisi 2022. Jika mengacu pada model yang sudah beredar di Jepang, Mazda hanya bermain pada sentuhan visual kecil untuk kabin CX-5. Pembungkus jok akan memiliki aksen dan pola yang lebih dinamis dan atraktif, begitu juga dengan bezel di ventilasi AC. Kemungkinan besar akan hadir upgrade untuk sistem infotainment MZD Connect dan instrument cluster seperti model generasi ke-7 Mazda lainnya.

Sementara dari sisi teknis, ada peningkatan dari paket suspensinya yang disetel ulang. Setelan baru ini dikembangkan agar pengemudi tidak cepat lelah dengan bantingan dan redaman suspensi baru CX-5. Kemudian pada ruang bagasi, ada sedikit rancang ulang agar akses bongkar muat barang lebih mudah.

Tahun ini, CX-5 akan memasuki usia 10 tahun, genap sejak debutnya pada tahun 2012. CX-5 juga adalah model Mazda pertama yang diproduksi dengan menerapkan Kodo Design. Sepanjang kiprahnya, CX-5 telah menjadi model terlaris Mazda dengan menyumbang 29% penjualan global pada tahun 2020. Berbagai penghargaan bergengsi telah diterima oleh SUV ini sejak pertama kali beredar.

Kabarnya, Mazda sudah siap untuk membawa CX-5 edisi 2022 ke Asia Tenggara, Indonesia dan Malaysia disebut sebagai negara pertama. Artinya, segmen SUV yang dihuni oleh CX-5 harus siap-siap menyambutya dengan semakin meningkatkan nilai dan kualitasnya masing-masing.WAHYU HARIANTONO

carvaganza.com.