politik-indonesia.com – – Jagad media sosial kembali diramaikan dengan tren kecantikan terbaru. Kali ini, tren tersebut datang dari akun TikTok milik seorang dermatologist asal New York, Amerika Serikat (AS) dr Whitney Bowe.

Melalui akun pribadinya @drwhitneybowe, ia memperkenalkan skin cycling sebagai metode baru dalam mengaplikasikan skincare, khususnya pada malam hari.

Skin cycling dilakukan dalam periode empat hari. Setiap malam, perawatan kulit dilakukan dengan mengaplikasikan bahan aktif yang berbeda.

Setelah satu periode skin cycling selesai, kamu dapat kembali mengulanginya dari awal pada empat hari setelahnya.

“Skin cycling merupakan jadwal perawatan selama empat malam, yakni malam eksfoliasi, malam retinoid, malam pemulihan, malam pemulihan, dan ulangi,” jelas Dr. Dowe, seperti dikutip dari laman Allure.

Dalam video TikTok berdurasi 30 detik yang viral tersebut, dr Bowe mengatakan bahwa skin cycling akan memberi efek maksimal pada kulit apabila dilakukan rutin selama dua bulan.

“Jika melanjutkan skin cycling selama dua bulan, maka garis-garis halus pada kulit akan tersamarkan, kulit akan terlihat dan terasa lebih kencang, serta bintik hitam ikut memudar,” ujarnya.

Sebagai panduan, berikut empat tahap untuk memulai skin cycling, seperti dirangkum dari situs web drwhitneybowebeauty.

1. Mulai dengan eksfoliasi

Dr Bowe menyarankan untuk melakukan pengelupasan kulit atau eksfoliasi pada hari pertama. Seperti diketahui, pengelupasan kulit berguna untuk mengangkat sel kulit mati, sehingga kandungan zat aktif dari skincare yang diaplikasikan pada hari selanjutnya bisa meresap sempurna.

Untuk mengelupas kulit mati, kamu dianjurkan memilih chemical exfoliator dibandingkan physical exfoliator. Dr Bowe menilai, chemical exfoliator memiliki kandungan bahan kimia yang lebih lembut, serta bisa mencerahkan kulit.

Meski begitu, kamu tetap dianjurkan untuk memilih produk sesuai dengan jenis kulit. Selain itu, penggunaan chemical exfoliator juga tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui.

Apabila khawatir kulit iritasi, cobalah menggunakan produk dengan kandungan zat aktif dengan kadar yang lebih rendah sebagai percobaan.

Pastikan juga untuk membersihkan wajah terlebih dahulu sebelum melakukan eksfoliasi. Apabila produk eksfoliasi membuat kulit terasa terbakar, segera bilas dengan air sampai bersih.

Setelah selesai, gunakan pelembap agar kulit tidak perih atau terasa kesat.

2. Gunakan retinol

Pada malam kedua, kamu bisa melanjutkan ritual dengan menggunakan produk berisi retinol sebagai zat aktif. Dr Bowe menyebut, pemakaian retinol dapat memicu produksi kolagen dan elastin sehingga mempercepat pergantian sel kulit yang terkelupas.

Namun, dr Bowe mengingatkan agar tetap berhati-hati menggunakan produk ini, sebab pemakaian berlebih dapat memicu rasa panas dan perih, khususnya bagi pemilik kulit sensitif.

Untuk menghindari reaksi negatif, kamu bisa menggunakan retinol seukuran biji jagung, lalu aplikasikan dengan rata ke seluruh wajah. Sebelumnya, pastikan kamu juga sudah mencuci wajah hingga bersih, serta menggunakan pelembap sebelum memakai retinol.

3. Pulihkan kulit

Setelah proses eksfoliasi dan retinol, pada malam ketiga dan keempat, kamu hanya perlu fokus mengistirahatkan kulit. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan pelembap bebas vitamin A atau retinol di malam hari. Gunakan juga serum di pagi hari agar kulit tetap lembap.

Mengingat kandungan skincare membutuhkan waktu agar memberi efek maksimal, diperlukan ketelatenan agar metode ini bisa berhasil. Untuk itu, pastikan kamu tetap mengulang metode yang sama selama dua bulan ke depan. Semoga berhasil!