politik-indonesia.com – People pleaser adalah orang yang merasa selalu harus memenuhi ekspektasi orang lain.

Dalam kesehariannya, mereka hanya memikirkan bagaimana cara melakukan ini-itu untuk orang lain, bukan diri sendiri.

Baik dalam kehidupan pribadi maupun karier, people pleaser biasanya mengalami kesulitan untuk mencapai tujuannya.

Penyebabnya? Seperti yang disebutkan di awal artikel ini, yaitu tanpa disadari selalu berusaha memuaskan keinginan orang.

Apakah kamu sering merasa seperti ini? Jika iya, apa itu tandanya kamu seorang people pleaser? Bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

Jangan khawatir, Glints sudah menyiapkan penjelasan lengkap seputar ciri people pleaser dan cara mengatasinya, hanya untukmu.

Yuk, simak lebih lanjut!

Baca Juga: 6 Cara Untuk Mulai Cara Bicara Tegas dan Jelas

Ciri-Ciri People Pleaser

© Freepik.com

Berikut adalah ciri-ciri people pleaser, disarikan dari Psychology Today.

1. Selalu terlihat setuju dengan pendapat orang lain

Apakah kamu sering terlihat setuju dengan pendapat orang lain, padahal sebenarnya tidak?

Dalam bersosialisasi, skill ini sebenarnya sangat baik karena tandanya kamu bisa menghargai pendapat orang lain.

Hal ini jadi bermasalah ketika kamu bilang setuju padahal tidak karena ingin disukai, bukan karena ingin menghargai orang tersebut.

2. Merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain

Ketika hampir selalu merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain, tandanya kamu merupakan seorang people pleaser.

Ini biasanya yang menjadi penyebab people pleaser merasa harus selalu ada untuk orang lain. Sebab, mereka pikir perasaan orang lain bergantung pada dirimu.

Padahal, setiap orang bertanggung jawab atas perasaannya sendiri.

3. Terlalu sering meminta maaf

Ciri lain yang menunjukkan bahwa kamu seorang people pleaser adalah terlalu sering meminta maaf.

Biasanya, orang terus-menerus memohon maaf dikarenakan mereka penuh dengan rasa bersalah, menyalahkan diri sendiri, dan takut disalahkan.

4. Rela melakukan apa pun

Meskipun setiap orang bebas ingin melakukan apa saja kapan pun juga, people pleaser biasanya mengikuti orang lain.

Pernahkah kamu melakukan sesuatu, karena kamu pikir orang lain ingin kamu melakukannya?

Jika iya, itu adalah salah satu tanda people pleaser yang harus diwaspadai.

5. Tidak bisa berkata “tidak”

Sebagai people pleaser, ciri lain yang sering terlihat adalah tidak bisa berkata “tidak”.

Hal ini bisa ditunjukkan dengan selalu ada dan mengerjakan apa pun itu meskipun tidak mau, atau justru mencari berbagai macam alasan agar tidak harus melakukannya.

Diberi pekerjaan di luar job desc, di luar jam kerja? People pleaser akan rela-rela saja melakukannya, karena merasa tidak bisa menolak perintah dari atasan.

Baca Juga: Berani Berkata Tidak dengan Sopan di Tempat Kerja

6. Haus akan pujian

Ciri lain dari people pleaser adalah mereka haus akan pujian dan harus selalu mendapat validasi atau pengakuan dari orang lain.

Misalkan, kamu menyelesaikan pekerjaanmu dengan baik seperti biasa.

Jika tidak diberi pujian oleh atasan atau siapa pun yang pendapatnya diharapkan, kamu bisa saja tiba-tiba merasa tidak berharga maupun percaya diri.

Meskipun pekerjaan sudah bagus, people pleaser akan membutuhkan validasi dari orang-orang tertentu.

7. Selalu menghindari perselisihan

Ciri people pleaser yang terakhir adalah kamu selalu menghindari perselisihan.

Ketika ada yang melakukan kesalahan di kantor, kamu tidak menegur rekan kerja tersebut hanya karena tidak ingin menimbulkan konflik.

Padahal, di dalam hati kamu tahu betul bahwa apa yang orang tersebut lakukan salah.

Pengaruh dan Cara Mengatasinya

© Freepik.com

Ada beberapa alasan seseorang bisa menjadi people pleaser. Beberapa yang paling umum adalah karena trauma masa lalu, takut akan penolakan, dan kepercayaan diri yang rendah.

Apa pun alasannya, kondisi ini memiliki banyak pengaruh buruk —terutama untuk diri sendiri.

Dilansir dari Healthline, menjadi people pleaser dapat membuatmu merasa stres, burnout, atau bahkan depresi dan tidak puas dengan diri sendiri.

Pengaruhnya dengan hubungan interpersonal adalah kamu bisa saja dimanfaatkan. Pasalnya, orang lain melihat dirimu yang cenderung selalu ada dan berkata iya untuk apa pun.

Tak hanya itu, kamu juga bisa membuat orang terdekat merasa frustrasi.

Sebagai people pleaser, satu hal yang sangat mungkin kamu lakukan adalah menutupi kebenaran agar perasaan orang lain terjaga dan menghindari konflik.

Untuk orang yang sekadar kenal saja, hal ini mungkin tidak masalah. Namun, orang terdekat pasti merasa kurang nyaman dengan hal tersebut.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Kamu bisa coba pelan-pelan, seperti belajar berkata tidak untuk hal-hal kecil, berani berpendapat untuk topik ringan, dan belajar percaya dengan diri sendiri.

Intinya, kamu harus mulai berlatih mengedepankan diri sendiri dibanding orang lain, walau perlahan.

Baca Juga: Punya Rekan Kerja yang Toxic? Ini 7 Tips Menghadapinya

Itu dia penjelasan lengkap seputar ciri-ciri people pleaser, penyebab mereka berada di posisi tersebut, dan cara mengatasinya.

Memang, penting untuk memahami perasaan orang lain dan membuat impresi yang baik di mata atasan.

Meskipun begitu, bukan berarti kamu menjadikan dirimu kecil dan apa pun pendapatmu tidak berarti, ya.

Pernah menjadi people pleaser, atau mungkin ada rekan kerjamu yang perilakunya sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan di atas?

Kamu bisa coba mendiskusikannya di Glints Komunitas, lho.

Glints Komunitas adalah forum tanya jawab dengan sesama pengguna yang memiliki ketertarikan atau pengalaman yang sama.

Di sini, kamu bisa membuka diskusi dan bertukar pendapat dengan orang lain.

Tertarik? Yuk, mulai diskusi sekarang!

Sumber

    10 Signs You’re a People-Pleaser

    How to Stop People-Pleasing (and Still Be Nice)