politik-indonesia.com – Entrepreneurship mungkin telah Anda dengar dalam kehidupan sehari-hari Anda atau setidaknya sekali. Namun, pernahkah Anda mendengar istilah intrapreneurship? Istilah satu ini sekilas mirip dengan entrepreneurship, tetapi keduanya merupakan dua hal yang berbeda.

Sebenarnya, apa itu intrapreneurship? Berikut akan dijelaskan pengertian, karakteristik, manfaat, dan contohnya!

Mengutip Budiharjo dalam situs elib.unikom.ac.id, intrapreneurship adalah orang yang memfokuskan diri pada inovasi dan kreativitas yang kemudian ditransformasikan ke gagasan untuk menjadi usaha yang menguntungkan dan dioperasikan dalam lingkup lingkungan perusahaan.

Kemudian, Harris mendefinisikan intrapreneurship sebagai karyawan di perusahaan yang berani mengambil risiko. Sofyan Ramadhan juga menyatakan bahwa intrapreneurship adalah semacam internal driven dari diri seseorang yang mendorongnya untuk bekerja secara mandiri dalam suatu unit atau organisasi.

Bila menggabungkan definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa intrapreneurship adalah sikap karyawan yang berani mengambil risiko dan menuangkan ide – idenya melalui sebuah inovasi dengan tujuan memajukan perusahaan. Dalam hal ini, intrapreneurship berarti mengacu pada inisiatif karyawan untuk melakukan hal baru tanpa diminta.

Ada tujuh karakteristik yang melekat dari seorang intrapreneurship. Berikut adalah penjelasannya yang diambil dari buku Profesionalisme Kewirausahaan:

Karakteristik pertama dari intrapreneurship adalah upayanya untuk melahirkan bisnis baru dalam organisasi atau perusahaan yang telah ada.

Karakteristik selanjutnya adalah inovasi produk atau layanan. Hal ini berarti seorang intrapreneurship memiliki kecenderungan untuk menggunakan teknologi dan menginovasikan produk beserta layanan secara terus-menerus.

Seorang intrapreneurship menciptakan proses bisnis yang mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas yang lebih baik pada produk dan layanan sehingga dapat lebih unggul dari pesaingnya.

Seorang intrapreneurship adalah orang yang aktif memimpin dalam perusahaannya.

Berani mengambil risiko dalam keputusan investasi daripada mengikuti pesaing dengan cara mengambil tindakan strategis dalam situasi yang tak pasti adalah salah satu karakteristik intrapreneurship juga.

Seorang intrapreneurship diharapkan dapat mengubah organisasi melalui pembaruan tertentu ke arah yang lebih baik.

Seorang intrapreneurship memiliki kecenderungan untuk secara langsung dan intensif menantang pesaing organisasinya untuk menemukan titik terang yang mampu meningkatkan posisi organisasinya.

Intrapreneurship memiliki peran yang penting dalam suatu perusahaan. Tanpa seorang intrapreneurship, suatu perusahaan belum tentu dapat berkembang pesat ke arah yang lebih baik. Manfaat dari intrapreneurship yaitu:

Intrapreneurship mendorong profitabilitas, pembaruan strategi, peningkatan inovasi, dan perolehan pengetahuan untuk aliran pendapatan masa depan serta keberhasilan dalam pasar internasional.

Intrapreneurship mendorong individu untuk sepenuhnya terlibat dengan tujuan bisnis dan mengambil kendali atas pekerjaan mereka. Hal ini juga membuat pekerjaan mereka lebih bermakna dan memberikan otonomi yang lebih besar, yang menurut penelitian Gallup akan semakin meningkatkan keterlibatan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Perusahaan yang mendorong intrapreneurship akan dipandang lebih inovatif dan kreatif. Kualitas seperti ini diinginkan oleh banyak orang yang saat ini sedang mencari pekerjaan, terutama generasi Milenial. Intrapreneurship juga menunjukkan bahwa Anda mendengarkan karyawan Anda, yang akan membantu menciptakan kesan yang lebih baik terhadap bisnis Anda.

Karyawan yang menikmati pekerjaan mereka jelas lebih kecil kemungkinannya untuk meninggalkan perusahaan. Intrapreneurship memungkinkan mereka untuk fokus pada bidang-bidang yang paling mereka sukai, menciptakan lebih banyak makna dalam pekerjaan mereka. Hal ini juga memungkinkan lebih banyak peluang untuk kemajuan karier saat mereka mengembangkan keterampilan utama seperti kepemimpinan.

Manfaat bisnis lain dari intrapreneurship adalah membantu memfasilitasi inovasi, yang pada gilirannya dapat mengungkapkan cara-cara baru untuk meningkatkan efisiensi serta peluang untuk menciptakan produk dan layanan baru. Hal ini akan membantu organisasi Anda untuk mengidentifikasi peluang dan kesenjangan baru di pasar dan mengejarnya dengan cepat dan tangkas.

Intrapreneur dalam bisnis dapat bertindak sebagai juara inovasi yang mendorong karyawan lain untuk terlibat dan berpendapat. Agar strategi inovasi berhasil, Anda membutuhkan orang-orang yang bersemangat menemukan cara kerja baru dan memastikan bahwa transformasi terjadi, seperti intrapreneurship.

Dalam dunia yang berubah dengan cepat, suatu bisnis harus mampu bertransformasi untuk menghadapi tantangan yang akan datang. Memiliki individu yang benar-benar fokus untuk memastikan bahwa perubahan terjadi akan membantu bisnis Anda untuk bertransformasi secara efektif dengan proses yang dipercepat.

Para intrapreneurship mengetahui bisnis secara luar dalam dan masing-masing akan memiliki pengalaman dan pengetahuan unik sendiri yang dapat mereka bawa ke perbincangan. Mereka akan memberikan saran berdasarkan pengetahuan mereka tentang bagaimana bisnis Anda bekerja, industri, dan persaingan.

Contoh kasus intrapreneurship dapat dilihat dari kasus seorang direktur kreatif di perusahaan busana ternama. Perebutan kekuasaan serta politik di perusahaannya menyebabkan dirinya harus mundur.

Namun, belum ada sebulan setelah kemundurannya, ia telah menjadi incaran dari banyak pihak karena keberhasilannya dalam membuat tren dunia yang memberikan kontribusi besar bagi perusahaannya. Perusahaan yang ditinggalkan pada akhirnya juga menyesali kepergian sang direktur kreatif.

Secara umum, entrepreneurship merupakan istilah yang lebih dikenal daripada intrapreneurship. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Poin-poin penting yang membedakan antara entrepreneur dan intrapreneur akan diberikan dalam poin-poin berikut yang diambil dari keydifferences.com:

Itulah penjelasan mengenai intrapreneurship, seorang karyawan di perusahaan dengan keberanian untuk mengambil risiko dan memiliki ide serta inovasi yang mampu membangun perusahaannya ke arah yang lebih baik.

Intrapreneurship dalam perusahaan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan proses perusahaan, peningkatan moral dan produktivitas, hingga meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan.

detik.com.