politik-indonesia.com – Mulai merasa lelah dan hilang motivasi untuk terus bekerja? Mungkin, yang sedang kamu rasakan adalah gejala pandemic fatigue.

Ya, kondisi satu ini sedang menjadi sebuah wabah yang menyerang kesehatan fisik dan psikis pekerja saat WFH.

Meskipun terlihat sepele, dampak yang dapat ditimbulkan pandemic fatigue tidak boleh kamu sepelekan.

Bila dibiarkan berlanjut, kondisi ini bisa mengancam kesehatan mental dan kebugaran tubuhmu.

Nah, apa yang sebenarnya dimaksud dengan pandemic fatigue? Seperti apa gejala dan cara mengatasinya? Yuk, simak selengkapnya dalam rangkuman Glints berikut ini.

Baca Juga: Gangguan Depresi atau Corona Blues? Ini Cara Membedakannya

Apa Itu Pandemic Fatigue?

© Unsplash.com

Menyadur The Conversation, pandemic fatigue adalah sebuah kondisi di mana akan muncul perasaan demotivasi untuk mengikuti protokol kesehatan selama pandemi berlangsung.

Umumnya, hal ini terjadi karena adanya perubahan gaya hidup selama pandemi yang dirasa tidak normal.

Orang-orang mulai merasa bahwa rutinitas seperti mencuci tangan, menggunakan masker, hingga mengurangi makanan tidak sehat, itu tidak penting dan melelahkan.

Mungkin, selama beberapa bulan, rutinitas yang dibentuk oleh protokol kesehatan ini terasa tidak berat. Akan tetapi, sebagian besar orang akan mulai merasa tidak nyaman saat menyentuh bulan keenam.

Hal ini terutama dengan peraturan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan seluruh aktivitas dari rumah.

Tentunya, sebagai makhluk sosial, manusia memiliki batas tertentu ketika mereka wajib membatasi interaksi sosial.

Melansir WHO sebagaimana dikutip Kompas, pandemic fatigue adalah sebuah kondisi yang umumnya akan menyerang pekerja WFH.

Namun, gejalanya lebih sering ditemukan pada remaja dan dewasa muda yang pada dasarnya lebih membutuhkan sosialisasi dan jaringan pertemanan.

Gejala Pandemic Fatigue

© Freepik.com

Pada dasarnya, pandemic fatigue adalah sebuah kondisi di mana setiap individu bisa merasakan gejala dan efek yang berbeda-beda.

Kendati demikian, menurut WHO, umumnya seorang individu akan merasa gelisah dan sering bepergian untuk melepas penat yang dirasakan di rumah.

Orang-orang yang merasakannya juga akan merasa burn out bila ia terus melakukan rutinitas dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Nah, tetapi, ada gejala pandemic fatigue lainnya yang masih belum diketahui oleh banyak orang.

Seperti apa, sih, efek dari kondisi pandemic fatigue? Melansir Psychology Today, penjelasannya adalah seperti berikut:

1. Pekerjaan ringan terasa berat

Gejala pandemic fatigue yang kerap dirasakan pekerja adalah bahwa pekerjaan yang ringan bisa terasa sangat berat.

Hal ini terjadi karena adanya demotivasi yang disebabkan oleh rasa bosan dan lelah karena harus terus bekerja dari rumah.

Baca Juga: 6 Tips Atasi Stres Karena Corona agar Tetap Produktif

2. Enggan mengikuti protokol kesehatan

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, ada beragam protokol kesehatan yang wajib diikuti masyarakat, seperti menjaga jarak dan beraktivitas dari rumah.

Nah, pandemic fatigue secara tidak langsung mendorong masyarakat untuk melanggar aturan-aturan kesehatan yang berlaku.

Hasilnya, orang-orang mulai mengabaikan regulasi pemerintah, enggan menggunakan masker, dan bepergian bersama teman-teman.

3. Stress eating

Gejala berikutnya dari pandemic fatigue adalah stress eating.

Tidak semua orang akan mengabaikan regulasi pemerintah. Bahkan, sebagian besar masyarakat masih akan berkegiatan dari rumah.

Namun, karena pandemic fatigue, tingkat stres mereka meningkat, dan hasilnya adalah tingkat konsumsi makanan yang berlebihan.

Stress eating mungkin terkesan remeh, tetapi, jika dibiarkan, individu yang terdampak bisa terpapar risiko penyakit berbahaya, seperti diabetes dan darah tinggi.

Cara Mengatasi Pandemic Fatigue

© Freepik.com

Seperti yang sudah Glints jelaskan, pandemic fatigue adalah sebuah hal yang wajar dan bisa dialami semua orang.

Oleh karena itu, kamu harus tetap waspada dan kenali gejala-gejalanya yang bisa hadir.

Tak hanya itu, kamu juga perlu tahu cara-cara terbaik untuk mengatasinya.

Menurut Fast Company, yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi pandemic fatigue adalah seperti berikut ini:

    jadwalkan jam kerjamu

    beri apresiasi untuk semua pencapaian yang kamu raih

    sediakan waktu untuk istirahat

    olahraga secara rutin dan hindari makanan yang kurang sehat

    jangan tinggalkan komunikasi dengan teman dan rekan kerja

Baca Juga: 6 Alternatif Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah saat Corona

Itulah rangkuman singkat Glints terkait pandemic fatigue yang perlu kamu ketahui.

Intinya, kondisi satu ini bisa dialami oleh siapa pun. Maka dari itu, kamu harus terus waspada dengan gejalanya dan ketahui cara terbaik untuk mengatasinya.

Meskipun pandemic fatigue merupakan hal yang wajar, kamu tidak perlu melanggar protokol kesehatan untuk melepas stres. Tetap di rumah dan jaga terus kesehatanmu, ya!

Nah, yang perlu diingat adalah bahwa kamu itu tidak sendirian. Kamu bisa mengutarakan keluh kesahmu di Glints Komunitas.

Di sana, para profesional dan pengguna Glints lainnya selalu siap untuk kamu ajak berdiskusi.

Oleh karena itu, jangan sampai ketinggalan. Yuk, sign up di Glints sekarang!

Sumber

    6 energy-boosting tips to combat pandemic fatigue

    10 Signs You Have Pandemic Fatigue and How to Cope

    Pandemic Fatigue, Lelah karena Ketidakpastian Kapan Pandemi Berakhir

    Sick of COVID-19? Here’s why you might have pandemic fatigue

glints.com.