politik-indonesia.com – Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu melanjutkan penguatan pada perdagangan 24-28 Oktober 2022. Penguatan IHSG tersebut ditopang rilis kinerja emiten dan aksi beli investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,55 persen ke posisi 7.056,04 pada 24-28 Oktober 2022. Pada pekan lalu, IHSG ditutup ke posisi 7.017,77. Kenaikan IHSG ini juga diikuti kapitalisasi pasar bursa. Kapitalisasi pasar bursa bertambah 0,57 persen menajdi Rp 9.368,32 triliun dari Rp 9.315,21 triliun pada pekan sebelumnya.

Selama sepekan, mayoritas sektor saham menghijau kecuali indeks sektor saham IDXfinance turun 0,13 persen dan IDXinfrastruktur tergelincir 1,14 persen. Sementara itu, indeks sektor saham IDXhealth melonjak 2,46 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi mendaki 1,83 persen.

Kemudian indeks sektor saham IDXindustry menanjak 1,77 persen, indeks sektor saham IDXproperty bertambah 1,4 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal naik 1,26 persen. Selanjutnya indeks sektor saham IDXenergy bertambah 0,42 persen, indeks sektor saham IDXtechno menanjak 0,33 persen dan indeks sektor saham IDXbasic menguat 0,01 persen.

Investor asing membukukan nilai beli bersih saham Rp 1,45 triliun pada 28 Oktober 2022. Pada pekan ini, investor asing membukukan aksi beli saham mencapai Rp 4,26 triliun. Sepanjang 2022, investor asing melakukan aksi beli saham Rp 79,78 triliun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan IHSG dipengaruhi sentimen dalam negeri dan luar negeri.

Dari global, sejumlah negara maju mencatat kenaikan inflasi. Namun, ekonomi Amerika Serikat terdapat perkembangan seperti tumbuhnya ekonomi Amerika Serikat pada kuartal III 2022, turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat bertenor 10 tahun ke bawah 4 persen.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Prediksi IHSG Pekan Depan

“Serta ada sinyal dari beberapa pejabat the Fed mengenai kebijakan moneter AS yang akan cenderung slowing down dan tidak agresif,” tutur dia.

Sedangkan dari dalam negeri, rilis kinerja emiten pada kuartal III 2022 cukup baik mengingat kinerja baik terutama bank besar yang bukukan kinerja baik.

“Untuk pekan depan, nampaknya IHSG masih dipengaruhi oleh rilis kinerja emiten serta rilis data inflasi yang secara konsensus diperkirakan naik ke angka 6 persen,” ujar dia.

Ia mengatakan, IHSG akan uji level resistance di 7.108. “Apabila mampu break nampaknya akan menuju ke 7.136,” kata dia.

Di tengah penguatan, IHSG ada 10 saham yang mencatat kinerja di atas IHSG pada 24-28 Oktober 2022. Bahkan kenaikan saham tersebut mencapai ratusan persen. Pada pekan ini, saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRJA) membukukan kenaikan 107,50 persen dan pimpin penguatan. Diikut saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) melambung 81,51 persen, dan saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik 78,57 persen.

Top Gainers pada 24-28 Oktober 2022

Berikut 10 saham yang masuk jajaran top gainers pada 24-28 Oktober 2022:

1.PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)

Saham SRAJ menanjak 107,50 persen menjadi Rp 332 per saham dari pekan lalu Rp 160 per saham.

2.PT Shield On Service Tbk (SOSS)

Saham SOSS menanjak 81,51 persen menjadi Rp 530 per saham dari pekan lalu Rp 292 per saham.

3.PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)

Saham MPRO menanjak 78,57 persen menjadi Rp 1.125 per saham dari pekan lalu Rp 630 per saham.

4.PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI)

Saham MTWI menanjak 45,32 persen menjadi Rp 202 per saham dari pekan lalu Rp 139 per saham.

5.PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN)

Saham PSDN menanjak 41,98 persen menjadi Rp 115 per saham dari pekan lalu Rp 81 per saham.

6.PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)

Saham BIMA melesat 38,85 persen menjadi Rp 218 per saham dari pekan lalu Rp 157 per saham.

7.PT Asiaplast Industries Tbk (APLI)

Saham APLI melesat 29,13 persen menjadi Rp 266 per saham dari pekan lalu Rp 206 per saham.

8.PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG)

Saham AMFG melesat 24,73 persen menjadi Rp 5.875 per saham dari pekan lalu Rp 4.710 per saham.

9.PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM)

Saham CHEM melesat 24,47 persen menjadi Rp 117 per saham dari pekan lalu Rp 94 per saham.

10.PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)

Saham MAYA melesat 21,43 persen menjadi Rp 680 per saham dari pekan lalu Rp 560 per saham.

Kinerja IHSG pada 24-28 Oktober 2022

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjutkan penguatan pada perdagangan 24-28 Oktober 2022. IHSG naik 0,55 persen selama sepekan.

IHSG ditutup ke posisi 7.056,04 dari pekan sebelumnya 7.017,77. Kenaikan IHSG juga diikuti kapitalisasi pasar bursa yang naik 0,57 persen menjadi Rp 9.368,32 triliun pada pekan ini. Kapitalisasi pasar bursa tersebut bertambah Rp 53 triliun dari pekan lalu Rp 9.315,21 triliun.

Rata-rata volume transaksi bursa turun 3,79 persen menjadi 22,05 miliar saham dari 22,92 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian bursa merosot 5,55 persen menjadi Rp 13,01 triliun dari pekan lalu Rp 13,77 triliun.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa bertambah 0,99 persen menjadi 1.219.787 transaksi dari pekan lalu 1.207.882 transaksi. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp 1,45 triliun pada Jumat, 28 Oktober 2022.

Pada pekan ini, investor asing membukukan aksi beli saham mencapai Rp 4,26 triliun. Sepanjang 2022, investor asing melakukan aksi beli saham Rp 79,78 triliun.