politik-indonesia.com – JAKARTA – Kebakaran kendaraan kembali terjadi lagi di Jakarta pada hari Senin (7/2/2022) dini hari lalu. Kali ini kebakaran tersebut menghanguskan sebuah Toyota Camry bersama dengan dua penumpangnya setelah menabrak separator Busway di Senen, Jakarta Pusat. Menurut laporan polisi, keduanya tewas terbakar bersama dengan kendaraannya dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Dalam kejadian ini, seharusnya pengendara dapat mengantisipasi dan melakukan evakuasi saat terjadinya kebakaran kendaraan. Menurut pengamat safety driving, Sony Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) hal yang menyebabkan terjadinya kebakaran Camry salah satunya ialah korsleting dari benturan. Ia menduga ada kabel yang terganggu atau lepas sehingga menyebabkan timbulnya api. Oleh karena itu, Sony menyarankan kepada pengguna kendaraan untuk tidak melakukan modifikasi yang berhubungan dengan kelistrikan.

Sementara korban yang meninggal pada saat terjadinya kebakaran diduga karena pingsan akibat benturan, mabuk atau safety belt susah dibuka karena dalam kondisi panik dan lemas. Kecelakaan yang terjadi pada dini hari tersebut juga merupakan waktu atau kondisi ketika tubuh seharusnya beristirahat. Jika dipaksakan untuk mengemudi seharusnya pengendara dalam kondisi waspada agar tetap fokus dan terjaga.

Pada saat terjadinya kecelakaan banyak hal yang harus diperhatikan pengendara atau pemilik mobil untuk melakukan evakuasi diri. Kunci utama saat terjadinya kecelakaan dan kebakaran mobil adalah tidak panik dan tenang agar bisa melihat kondisi serta sumber api. Karena api yang terjadi akibat korsleting biasanya tidak tiba-tiba besar dan membakar seluruh kendaraan.

Setelah mengetahui lokasi sumber api pada kendaraan, pengendara dan penumpang harus mencari jalan evakuasi terdekat dan terjauh dari sumber api. Pastikan juga seluruh penumpang kabin sudah melepas safety belt agar mudah dievakuasi dari kendaraan. Setelah itu, siapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan semprotkan ke sumber api sebelum membesar.

Selain itu, Sony juga menyarankan pengendara selalu dalam kondisi terjaga saat berada di dalam kabin kendaraan. Pastikan juga pengemudi tidak dalam kondisi ngantuk atau di bawah pengaruh alkohol. Jika terjadi kecelakaan atau kebakaran pada kendaraan, pastikan diri tidak panik dan tetap tenang. Lihat sumber api dari kendaraan dan lakukan evakuasi keluar sebelum api membesar.

“Saat kecelakaan dan kebakaran, api tidak ujug-ujug besar. Lihat datangnya api, apabila dari depan maka ada waktu untuk evakuasi keluar dengan cara tenang dan tidak panik, ini kunci utama. Segera copot safety belt dan keluar dari jalan terdekat atau jalan yang jauh dari sumber api,” kata Sony .ALVANDO NOYA / WH

carvaganza.com.