politik-indonesia.com – Sebagai pekerja, mungkin kamu terpikir untuk membangun personal branding di tempat kerja. Akan tetapi, bagaimana ya cara yang tepat melakukan hal tersebut?

Personal branding menjadi hal yang penting untuk dilakukan oleh setiap orang, entah di media sosial maupun di dalam tempat kerja.

Pasalnya, dengan personal branding yang kuat, kamu akan dikenal sebagai orang yang profesional di tempat kerja.

Kira-kira apa yang harus dilakukan agar dapat dikenal dengan citra yang bagus di tempat kerja?

Jangan khawatir, berikut Glints akan menjelaskannya kepadamu.

1. Kenali diri sendiri

© Freepik.com

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam membangun personal branding di tempat kerja adalah dengan mengenali diri sendiri.

Seperti dilansir dari Northeastern, memilih area tertentu yang ingin difokuskan dalam personal branding adalah salah satu strategi terbaik.

Bagaimana cara yang tepat untuk mengenali diri sendiri? Kamu harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada dirimu sendiri:

    Apa kelebihanku?

    Motivasi apa yang membuatku tetap bersemangat?

    Peran apa yang tidak sesuai dengan diriku?

Jika kebingungan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kamu bisa bertanya kepada orang lain mengenai dirimu.

Setelah mengetahui salah satu area yang ingin difokuskan, kamu akan semakin mudah untuk memperkenalkan diri sendiri di tempat kerja.

2. Membangun jaringan profesional

© Freepik.com

Di dunia kerja, jaringan atau networking sangat penting dalam membantumu untuk mengembangkan proses personal branding-mu.

Sebagai contoh, kamu bisa datang ke acara-acara internal maupun eksternal kantor supaya dapat berkenalan dengan orang-orang di sekitar.

Setiap orang yang kamu jumpai, bisa jadi akan menjadi orang penting dalam hidupmu di masa yang akan datang.

Baca Juga: 6 Tips Kerja untuk yang Masih WFH di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

3. Mengajukan pertanyaan dalam pertemuan

© Freepik.com

Cara lain untuk membangun personal branding di tempat kerja adalah dengan mengajukan pertanyaan dalam setiap pertemuan yang diadakan.

Dengan melakukan hal tersebut, setidaknya orang-orang akan mengenali siapa dirimu daripada hanya diam dan tidak memberikan respons saat rapat atau pertemuan.

Akan tetapi, menurut Forbes, jangan ajukan pertanyaan yang biasa-biasa saja. Beri pertanyaan yang out of the box atau yang berbau kritis supaya orang-orang juga mendapatkan pengetahuan baru darimu.

Selain itu, dengan mengajukan pertanyaan, kamu memperlihatkan bahwa kamu memperhatikan topik pembicaraan dengan serius.

4. Menjadi pembicara seminar

© Freepik.com

Hal yang satu ini mungkin tidak mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kamu akan diundang untuk menjadi seorang pembicara di salah satu seminar.

Cara ini bisa saja terwujud jika kamu melakukan eksplorasi yang lebih dalam lagi terkait skill utama dan dirimu sendiri.

Saat ahli di satu bidang tertentu, tidak menutup kemungkinan kamu akan diundang untuk menjadi pembicara di seminar-seminar kampus atau bahkan seminar nasional.

Ketika waktu itu datang, maksimalkan sebaik mungkin untuk membangun personal branding secara baik.

Baca Juga: Minum Minuman Berenergi saat Kerja, Baik atau Buruk, Ya?

5. Kembangkan media sosial dengan bijak

© Pexels.com

Tidak hanya secara offline, personal branding juga bisa dibangun dengan efektif secara online.

Media sosial menjadi sarana yang bagus untuk digunakan dalam mengembangkan personal branding secara online.

Tidak jarang, ada rekan kerjamu yang melihat-lihat isi media sosialmu, mulai dari LinkedIn, Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya.

Oleh karena itu, perhatikan dengan baik penggunaan media sosialmu. Jangan sampai ada hal negatif yang ada di dalamnya.

Gunakan media sosial dengan bijak, salah satunya bisa dengan membagikan hasil karyamu. Misalnya, tulisan-tulisanmu di blog, hasil fotografi dan videomu, dan lain-lain.

Dengan begitu, rekan kerja yang melihatnya akan terpesona dengan apa yang telah kamu buat selama ini.

6. Tetap jadi diri sendiri

© Freepik.com

Pada akhirnya, menurut Psychology Today, salah satu hal penting dalam membangun personal branding adalah menjadi diri sendiri.

Semakin tinggi orisinalitasnya, semakin besar kemungkinan kamu disukai oleh rekan kerja tim.

Jangan menjadi orang lain agar terlihat bagus. Sebab, hal tersebut justru tidak akan membuatmu nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Work Life Balance, Saat Urusan Kehidupan dan Pekerjaan Terpenuhi

Demikian enam cara agar dapat membangun personal branding dengan baik di tempat kerja.

Perhatikan dengan baik setiap langkah yang harus kamu lakukan. Ambil keputusan yang tepat agar branding-mu menjadi kuat di kantor.

Jika ingin diskusi lebih lanjut mengenai personal branding, utamanya di tempat kerja, kamu bisa diskusikan langsung di Glints Komunitas.

Glints Komunitas merupakan suatu wadah yang di dalamnya terdapat banyak sekali pengguna berdiskusi, mulai dari dunia kerja, keuangan, marketing, dan lain-lain.

Di sana, kamu bisa tanya langsung mengenai personal branding beserta kekhawatiranmu dalam membangunnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk gabung Glints Komunitas sekarang juga!

Sumber

    10 Tips for Building a Personal Brand & Boost Your Career

    5 Ways To Build Your Personal Brand At Work

    5 Steps to Building Your Personal Brand at Work

glints.com.