politik-indonesia.com – a mencari tempat nongkrong yang berkonsep hidden gem di Tangerang, salah satu tempat yang bisa didatangi adalah La Nuna Cafe & Resto.

Kafe dan restoran berkonsep boho modern ini memiliki area nongkrong indoor (dalam ruangan) dan outdoor (luar ruangan). Pengunjung bisa memilih untuk duduk berlesehan atau di tempat duduk ayunan.

Berikut informasi seputar jam operasional dan rute ke tempat nongkrong Instagramable ini:

Jam buka La Nuna Cafe & Resto

La Nuna Cafe & Resto buka setiap hari.

Pada hari biasa, jam operasionalnya pukul 11.00-22.00 WIB.

Sementara itu, pada akhir pekan, jam operasionalnya pukul 11.00-23.00 WIB.

Rute ke La Nuna Cafe & Resto

La Nuna Cafe & Resto beralamat di Jalan Duren II Nomor 52, Karang Tengah, Pedurenan, Kota Tangerang, Banten.

Jaraknya dari Monumen Nasional (Monas), misalnya, adalah 18,5 kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 43 menit.

Dari Jalan Medan Merdeka Barat, wisatawan bisa berkendara ke arah Jalan Majapahit dengan area Istana Merdeka di seberang kanan.

Jika sudah menjumpai persimpangan besar dengan Toko Singer Harmoni di sisi kiri dan lampu merah di hadapan, maka belok kiri ke arah Jalan Suryopranoto. Terus lurus hingga ke Jalan Balikpapan dan Jalan Kyai Caringin dengan RSUD Tarakan di sisi kiri.

Selanjutnya terus berkendara hingga ke Jalan Tomang Raya, termasuk menyeberangi jembatan, sampai menjumpai jalur yang sedikit bercabang. Pilih jalur kanan ke underpass Tomang agar masuk ke Jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Terus berkendara hingga di jalan tol sejauh kira-kira 15,6 kilometer. Kemudian keluar di Exit 11, dengan pilihan Karang Tengah-Ciledug-Cipondoh. Wisatawan akan menjumpai Gerbang Tol Karang Tengah Barat I.

Tidak lama kemudian akan ada dua jalur bawah (kiri) dan atas (kanan), sesungguhnya keduanya memiliki akhir yang sama. Namun, jalur yang bawah (kiri) agak lebih lebar dan jumlah polisi tidurnya lebih sedikit.

Setelah memilih jalur kiri, wisatawan akan melewati underpass dan di bundaran pilih jalan keluar yang kedua ke arah Jalan Puri Bahar.

Terus ikuti jalur, termasuk melewati pinggir jalan tol. Bila sudah menjumpai pertigaan dengan underpass di sebelah kanan, belok kiri ke arah Jalan Sunan Giri. Harap berhati-hati lantaran lalu lintas bisa cukup padat dengan jalan yang lebarnya pas untuk dua mobil.

Tetap di Jalan Sunan Giri, termasuk ketika melewati Masjid Jami’Ash-syafi’iyyah di sisi kanan dan Alfamart di sisi kiri. Terus berada di jalur ini hingga melewati Indomaret di sisi kanan.

Di ujung Jalan Sunan Giri akan ada sedikit tanjakan, lewati tanjakan tersebut untuk belok ke kanan ke Jalan KH Hasyim Ashari.

Langsung ambil sisi kiri karena jalan menuju La Nuna berlokasi tidak jauh di Jalan Duren II, salah satu patokannya adalah kali kecil dengan papan penanda La Nuna berwarna jingga di atasnya.

Bila sudah di Jalan Duren II, wisatawan dianjurkan berhati-hati karena jalur cukup pas untuk satu mobil. Terus berkendara di Jalan Duren II sejauh kira-kira 220 meter hingga jalur mengarah ke kiri.

Bila melihat spanduk bertuliskan La Nuna Cafe & Resto, belok ke kanan dan La Nuna Cafe & Resto akan berada di sisi kanan.

Selain kendaraan pribadi, wisatawan juga bisa naik bus Transjakarta ke Ciledug (Koridor 13) dengan tujuan akhir terdekat Halte CBD Ciledug.

Dari halte tersebut, wisatawan masih harus naik taksi atau ojek online ke La Nuna Cafe & Resto sejauh dua kilometer dengan durasi berkendara kira-kira 10 menit.