politik-indonesia.com – Lewat goyang ngebornya, popularitas Inul Daratista kian meroket di belantika hiburan Tanah Air. Bahkan, nama Inul Daratista ikut harum ke negeri Jiran.

Akan tetapi, goyang ngebor Inul Daratista ini sempat menuai kecaman Rhoma Irama hingga dicekal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Di balik pencekalan goyang ngebor Inul Daratista, Mardigu Wowiek menyinggung adanya sebuah propaganda.

Dari keterangan kerabatnya yang diklaim merupakan intelijen Malaysia, Mardigu mengungkap Malaysia sempat ketar-ketir dengan eksistensi Inul Daratista.

“Dia ngomong gini ‘by all mean, Inul tidak boleh terkenal’. Jadi, Inul itu nation threat,” kata Mardigu Wowiek.

Pasalnya, lanjut Mardigu, Inul Daratista dianggap bakal membuka peluang untuk produk Indonesia bisa mendominasi pasar Malaysia.

“Kalau Inul terkenal, produk Indonesia bisa membanjiri Malaysia,” sambungnya.

Oleh karena itu, Mardigu Wowiek menilai pencekalan Inul Daratista justru malah menguntungkan Malaysia.

“Masuk infiltrasi, akhirnya MUI menyatakan ini haram. ‘Begitu dinyatakan haram, kami di Malaysia tepuk tangan’ katanya gitu,” pungkasnya.

Cuplikan unggahan video pernyataan Mardigu Bossman ini viral di media sosial TikTok dengan atensi sebanyak 3,1 juta jumlah tayangan.

“Baru paham setelah 16 tahun,” tulis akun TikTok @andrew_richs, dikutip pada Kamis (27/10/2022).

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.

“Bisa jadi bang Haji jadi spion negara tetangga,” tulis seorang netizen.

“Bisa jadi dia dapat sesuatu dari situ,” kata netizen lain.

“Gak gitu, Inul dikecam sama bang Haji karena dia merubah image dangdut jadi tidak senonoh,” tutur netizen yang lainnya.

Video yang Mungkin Anda Sukai: