politik-indonesia.com – Mengetahui daftar pertanyaan wawancara atau interview promosi jabatan bisa jadi salah satu trik untuk mempersiapkan diri.

Memang, kamu sudah bekerja di perusahaan tersebut. Akan tetapi, tetap saja butuh persiapan jika memang ingin mendapatkan promosi kerja atau menduduki posisi di departemen baru.

Baca artikel ini sampai tuntas agar tahu apa saja pertanyaan yang mungkin diajukan dan bagaimana cara menjawabnya, yuk!

Apa Itu Interview Promosi Jabatan?

© Scmp.com

Sebelum masuk ke daftar pertanyan, mungkin kamu masih bingung mengenai apa sebenarnya wawancara promosi jabatan itu.

Bukankah kalau ingin naik jabatan, hanya perlu dibicarakan saja dengan atasan?

Mengutip The Balance Careers, interview ini ditujukan untuk pegawai sebuah perusahaan yang ingin menduduki jabatan lebih tinggi atau bisa juga untuk jabatan baru.

Baca Juga: 9 Cara Ini Mampu Membantumu Mendapat Promosi Kerja, Lho!

Beberapa perusahaan mewajibkan karyawannya untuk tetap mengikuti wawancara, sama saja dengan kandidat yang berasal dari luar perusahaan.

Kalau dilihat secara sekilas, memang proses ini sepertinya agak merepotkan.

Akan tetapi, perusahaan perlu mengetahui apakah kamu benar-benar orang yang tepat untuk posisi tersebut.

Lagi pula, kamu memiliki satu keuntungan, yaitu sudah bekerja di perusahaan tersebut dan bisa ‘memamerkan’ kelebihan sebelum dan sesudah interview.

Daftar Pertanyaan Wawancara Promosi Jabatan

Menurut Indeed dan The Balance Careers, berikut ini adalah beberapa daftar pertanyaan interview promosi jabatan yang paling sering ditanyakan.

Glints juga akan memberikan contekan jawaban yang bisa jadi panduanmu.

1. “Dari jabatan saat ini, aspek apa yang paling kamu sukai?”

© Freepik.com

Pertanyaan ini sebenarnya diajukan dalam wawancara promosi jabatan untuk menilai sikapmu di posisi sekarang secara keseluruhan.

Kamu akan dipantau apakah akan mengatakan hal-hal yang positif, atau justru cenderung mengeluh dengan apa pun yang dikerjakan sekarang ini.

Cobalah jawab, “Saya merasa sangat bersyukur karena berkesempatan untuk bekerja sama dengan tim yang luar biasa.

Di posisi sekarang, saya merasa banyak berkembang dan belajar untuk menghadapi berbagai macam tantangan”.

2. “Mengapa kami harus mempertimbangkan kamu untuk posisi ini?”

© Freepik.com

Tak hanya interview biasa, saat ingin naik jabatan pertanyaan ini juga akan diajukan.

Pihak perusahaan perlu tahu, apakah kamu cukup percaya diri akan mampu mengemban beban yang lebih besar dari sebelumnya.

Cobalah sebutkan pencapaian yang didapat dari posisi saat ini, bagaimana kamu menghadapi sebuah permasalahan, dan lainnya.

Kira-kira jawabannya seperti ini, “Saya merasa pantas mendapatkan promosi ini karena di jabatan sekarang, saya sudah melebihi apa yang diharapkan.

Saya bisa bekerja sama dengan baik, tiap permasalahan yang ada pun mampu dilewati dengan baik, tak lupa juga ada banyak campaign yang berhasil dan itu semua menjadi tanggung jawab saya”.

3. “Saat diberikan tugas yang belum pernah dikerjakan, bagaimana caramu menjalankannya?”

© Freepik.com

Dengan jabatan yang lebih tinggi, tanggung jawab dan tantangan pun akan lebih besar.

Maka dari itu, penting bagimu untuk menunjukkan bahwa dalam situasi apa pun, kamu mampu menyelesaikan tugas dengan baik.

Cobalah jawab, “Beberapa bulan lalu, ada tugas yang benar-benar asing bagi saya. Meskipun cukup membingungkan, saya memutuskan untuk mencari tahu lebih dalam mengenai tugas tersebut.

Dari situ, saya melakukan riset dan membuat timeline pengerjaan agar tugas diselesaikan tepat waktu”.

Baca Juga: Cara Membuktikan kalau Kamu Siap Mendapatkan Promosi Jabatan

4. “Jika ditanyakan, kira-kira bagaimana deskripsi rekan satu tim akan kamu dan pekerjaanmu?”

© Freepik.com

Kalau belum pernah ada yang memberi tahu kepadamu mengenai work ethic dan apa pun itu yang menggambarkan kamu dari segi profesional, cobalah tanyakan.

Dengan begitu, ketika pertanyaan ini muncul saat wawancara promosi jabatan, kamu bisa memberikan jawaban yang sesuai.

Usahakan untuk fokus ke hal yang positif dan jangan lupa untuk berkata sejujurnya, ya.

Misalkan, “Rekan satu tim selalu bilang bahwa saya memiliki teamwork yang cukup baik.

Menurut mereka, bekerja dengan saya cukup santai dan menyenangkan, tanpa melupakan target yang perlu dicapai”.

Baca Juga: 6 Contoh Dialog Negosiasi Gaji yang bisa Kamu Ikuti

5. “Jika diterima, apa harapanmu untuk 3-6 bulan pertama?”

© Freepik.com

Pertanyaan interview satu ini diajukan selain untuk mengetahui kesiapan kamu untuk mendapat promosi jabatan, tetapi juga untuk mengetes pengetahuanmu.

Kamu akan dinilai apakah benar-benar tahu posisi tersebut, apa yang harus dikerjakan, apa yang diharapkan dari orang di posisi itu, dan lain-lain.

Maka dari itu, kamu bisa coba jawab secara spesifik.

Misalkan, “Dalam tiga bulan pertama, saya berharap bisa meningkatkan engagement dan menurunkan bounce rate dari blog” atau jawaban lain tergantung dengan bidang yang dilamar.

Itu dia daftar pertanyaan wawancara promosi jabatan yang paling sering ditanyakan, agar persiapanmu bisa lebih matang lagi.

Kalau masih ingin menggali lebih dalam seputar proses wawancara promosi, kamu bisa berdiskusi di Glints Komunitas.

Di sana, ada banyak profesional yang bisa kamu ajak tanya jawab tentang berbagai proses kenaikan jabatan tersebut.

Tak usah tunggu lama, mulai diskusinya sekarang juga!

Sumber

    Tips to Successfully Interview for a Job Promotion

    Your Guide to Promotion Interview Questions (With Example Answers)

    Job Promotion Interview Questions