politik-indonesia.com – Ingin investasi, namun takut dengan risikonya yang besar? Apabila demikian, coba lirik investasi perak.

Logam mulia ini memang jarang dilirik oleh investor. Akan tetapi, dengan alasan ini, ia justru punya keunggulan khusus jika dibandingkan dengan emas, lho.

Tentu saja, kelebihannya tak hanya itu saja. Masih banyak informasi yang bisa kamu pelajari soal investasi ini.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak di bawah ini, yuk!

Mengenal Investasi Perak

© Kitco.com

Perak merupakan salah satu jenis logam mulia. Layaknya logam mulia lainnya, ia bisa digunakan sebagai salah satu jenis investasi.

Sejatinya, mereka lebih tepat disebut sebagai pelindung nilai uang. Sebab, logam-logam ini tak terpengaruh inflasi.

Tentu saja, jika dibandingkan dengan menabung lembaran uang, hal ini tentu menguntungkan.

Investopedia juga mengatakan, membeli logam mulia bisa dijadikan sarana diversifikasi portofolio.

Uniknya, perak tidak hanya digunakan untuk investasi. Ia juga dibutuhkan oleh beragam industri. Misalnya, untuk membuat alat makan, mesin, dan lain-lain.

Dengan alasan ini, harga perak tidak hanya dipengaruhi para investor. Ia juga ada di bawah pengaruh industri.

Agar semakin jelas, simak plus minus jenis investasi ini di bawah, yuk!

Untung Rugi Investasi Perak

Kelebihan

© Entrepreneurshiplife.com

Memang, untuk investasi, perak tak seterkenal emas. Akan tetapi, kata TheStreet, harga perak cenderung lebih murah dari emas.

Selain itu, naik-turun harganya juga relatif lebih besar. Jika turun, harganya turun banyak. Jika naik, harganya turun naik.

Alasan di balik fenomena ini adalah sedikitnya investor perak. Oleh karena itu, naik-turun harganya juga lebih dinamis.

Lewat kelebihan ini, kamu tentu bisa meraup lebih banyak untung. Kamu bisa membeli dengan harga semurah mungkin, lalu menjualnya semahal mungkin.

Jika dibandingkan dengan saham, membeli perak juga punya risiko lebih kecil. Transaksi logam mulia ini juga tidak membutuhkan pengetahuan khusus.

Baca Juga: Jangan Takut! Ini Pilihan Bijak Investasi untuk Pemula

Kekurangan

© Economictimes.indiatimes.com

Kata GoldSilver, investasi perak, terutama perak fisik, punya beberapa kekurangan. Di antaranya adalah, ia butuh sebuah tempat penyimpanan.

Kamu bisa saja menyewa jasa kotak penyimpanan. Namun, jangan sampai, biayanya melebihi jumlah keuntungan investasi.

Jika itu yang terjadi, kamu bisa merugi karena perak, alih-alih mendapat untung.

Belum lagi, adanya risiko terkena pencurian, jadi korban kebakaran, atau bencana-bencana lainnya.

Selain itu, perak tak semudah itu cair menjadi uang. Butuh proses penjualan dan penawaran yang lebih lama jika dibandingkan jenis investasi lainnya.

Jangan lupa, investor perak juga jarang ditemukan. Ini membuatnya semakin susah dijual dan dibeli.

Perak juga tak menjanjikan bunga. Ini membuatnya tak bisa memberimu uang pemasukan tambahan.

Ingat, logam mulia ini memang bisa digunakan untuk investasi. Akan tetapi, sejatinya, ia merupakan instrumen penjaga nilai.

Baca Juga: Ingin Belajar Saham? Pelajari Panduannya untuk Pemula

Investasi Emas vs Investasi Perak

© Moneyandbills.com

Memang, sejatinya, logam mulia emas lebih sering dijadikan investasi. Lantas, apakah kamu ingin membandingkan perak dengan emas?

Tenang, Glints sudah merangkum informasi itu dari GoldSilver.

Seperti yang sudah dibahas, naik-turun harga perak jauh lebih ekstrem dari emas. Sebab, ada lebih banyak investor emas daripada perak.

Selain itu, keduanya memang sama-sama logam mulia. Akan tetapi, harga perak lebih murah daripada emas.

Perak juga lebih mudah berkarat jika dibandingkan dengan emas. Tentu saja, cacat fisik ini bisa menurunkan harganya.

Penggunaan perak di industri juga lebih tinggi dari emas. Ini membuat harganya bukan hanya ditentukan oleh investor, melainkan juga para pengguna alat-alat perak.

Baca Juga: Mau Menabung Emas? Simak 10 Keuntungan Investasi Emas Ini!

Demikian informasi dari Glints tentang investasi perak. Dengan alasan kemudahannya, apakah kamu tertarik jadi salah satu investornya?

Meskipun minim risiko, bukan berarti kamu bisa membeli perak sembarangan, lho. Kamu tetap harus membekali diri dengan beragam ilmu investasi.

Nah, kamu bisa berdiskusi lebih dalam tentang dunia investasi ini di Glints Komunitas. Lewat kanal personal finance, kamu bisa tanya jawab dengan sesama pengguna Glints terkait hal itu.

Tunggu apa lagi? Yuk, mulai diskusinya sekarang!

Sumber

    A Beginner’s Guide to Precious Metals

    Investing in Silver: Four Ways to Invest and Why

    The Pros and Cons of Investing in Physical Precious Metals

    Gold vs. Silver: The 5 Differences That Matter Most to Investors