politik-indonesia.com – JAKARTA – Honda sepertinya sudah semakin dekat untuk meluncurkan versi produksi dari SUV RS Concept yang diperkenalkan tahun lalu di Indonesia. Sejumlah bocoran sedikit demi sedikit mulai terkuak, bahkan sampai harganya untuk setiap varian. Daftar ini muncul di situs NJKB (Ninlai Jual Kendaraan Bermotor) Samsat DKI Jakarta, dengan kode yang mengarah ke SUV RS Concept.

Kode tersebut hadir dengan penamaan DG47 dan DG48. Dalam kode tersebut terlihat juga informasi penggunaan mesin 1.5L dan nomenklatur varian seperti E dan RS serta informasi mengenai teknologi transmisi yakni manual dan CVT (Continuous Variable Transmission) yang memiliki kode tambahan Z.

Soal besaran NJKB-nya, model terbaru ini memiliki nilai jual mulai Rp 163 juta sampai Rp 189 juta. Misal DG47 1.5 E MT hadir dengan nilai jual Rp 163 juta, DG47 1.5 RS MT hadir dengan nilai jual Rp 180 juta. Model DG48 1.5 E CVT hadir dengan nilai jual Rp 171 juta, model DG48 1.5 RS CVT hadir dengan nilai jual Rp 188 juta dan DG48 1.5 RS CVT Z hadir dengan nilai jual Rp 189 juta.

Model ini juga tidak terlihat mendapatkan sentuhan Honda Sensing seperti pada BR-V terbaru. Masuk akal kemudian jika memperkirakan banderol harga model terbaru Honda ini nantinya akan ada di bawah LSUV (Low Sport Utility Vehicle) tujuh penumpang itu. Nilai jual model baru Honda ini juga terlihat lebih besar dari Honda Brio RS dan Satya, setara dengan Mobilio namun lebih kecil dari BR-V tersebut. NJKB sendiri merupakan nilai produk sebelum dikenai pajak-pajak, margin dealer dan biaya lainnya.

Soal harga ini, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy pernah mengungkapkan harapan calon konsumen soal harga SUV RS Concept berdasarkan hasil survey cukup menarik. Saat itu Billy mengungkapkan harga yang diharapkan mulai Rp250 jutaan.

“Rentang harga, sesuai permintaan konsumen berdasarkan survey, itu sekitar Rp 250 jutaan sampai Rp 350 jutaan. Tapi untuk SUV RS belum ada rencana, kita masih studi ke konsumen, karena harus diakui trennya SUV dari small, medium, dan SUV terus naik,” ucap Billy saat ditemui Oto.com beberapa waktu lalu.

Banyak yang menghubungkan kehadiran SUV RS Concept ini dengan produk WR-V yang hadir di pasar India. SUV kompak tersebut memang jadi yang paling dekat dengan kemungkinan kehadirannya di Indonesia. Meski secara desain, antara WR-V dan SUV RS Concept nampak banyak perbedaan. Namun secara dimensi ini masuk dalam pasar yang tepat. Dimensi WR-V menawarkan panjang 3,9 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,6 meter dengan jarak sumbu rodak 2,5 meter.

Soal mesin, WR-V di India ditawarkan dalam dua pilihan yakni mesin bensin 1.2L dan mesin diesel 1.5L. Tentu ini tidak seperti informasi yang hadir pada NJKB. Ini juga menutup kemungkinan hadirnya mesin 1.0L turbo serta 1.3L yang digadang-gadang akan hadir pada SUV Concept RS. Kemungkinan mesin ini sama dengan yang digunakan pada BR-V terbaru yakni 1.5L DOHC 4 silinder i-VTEC. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 119 hp pada putaran 6.600 rpm dan torsi maksimal 145 Nm pada 4.300 rpm. Mesin di atas dipasangkan dengan transmisi manual dan CVT terbaru.

Kemungkinan model produksi dari SUV RS Concept akan hadir di pameran otomotif GIIAS 2022, bulan Agustus mendatang. Bisa jadi saat itu perkenalan dan pembukaan pemesanan bagi calon konsumen. Semoga soal harga, tetap kompetitif sesuai dengan keinginan calon konsumen Honda.(SETYO ADI / WH)