politik-indonesia.com – JAKARTA – Besok, Suzuki akan meluncurkan produk baru untuk pasar Indonesia, yang disebut membawa teknologi cerdas. Isu yang beredar belakangan ini mengarah ke Suzuki Ertiga Hybrid terbaru sebagai model yang akan diluncurkan. Artinya jika benar, Ertiga Hybrid akan kembali ke pasar Indonesia setelah beberapa tahun lalu sempat meluncur juga.

Sebuah undangan telah masuk ke redaksi kami, di mana PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar peluncuran pada hari Jumat, tanggal 10 Juni 2022, di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam undangannya, Suzuki “mengajak Anda menyaksikan peluncuran mobil pintar untuk performa yang lebih baik”. Logo bertuliskan “Suzuki Smart Hybrid” juga ditampilkan dengan jelas dalam undangan tersebut.

Hadirnya kembali Ertiga Hybrid akan menjadi momen Suzuki meramaikan lagi segmen kendaraan elektrifikasi. Karena pada tahun 2017 lalu, SIS pernah memasarkan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid yang dibekali sistem mild hybrid. Masa edarnya tidak begitu panjang, karena pada tahun 2018 Suzuki meluncurkan generasi baru Ertiga.

Label untuk teknologi elektrifikasinya berubah, kalau sebelumnya Suzuki memasarkannya sebagai SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki), sekarang berubah menjadi Suzuki Smart Hybrid. Bukan hanya berganti nama, Suzuki juga pernah mengklaim kini teknologi hibridisasinya sudah mengalami pengembangan dan peningkatan dibanding pendahulunya.

Teknologi baru ini sempat diperkenalkan oleh Suzuki saat IIMS (Indonesia International Motor Show) 2022, bulan April lalu. Suzuki Smart Hybrid dijelaskan memiliki komponen pendukung lebih banyak, yaitu ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai lithium-ion. Secara teorinya, berarti Ertiga Hybrid baru akan bisa memanfaatkan energi listrik dengan kemampuan yang lebih tinggi.

Yang belum diketahui, apa saja peran dari hadirnya baterai lithium-ion di Ertiga Hybrid terbaru nanti. Karena rumor yang beredar, format elektrifikasi yang diaplikasikan kali ini masih sebagai mild hybrid. Artinya jika benar, maka peran hybrid di Ertiga terbaru hanya untuk meringankan kinerja mesin dan sistem kelistrikan mobil.

Praktis, sistem hybrid dari Ertiga baru kali ini masih relatif mirip dengan pendahulunya. Bedanya, kini aka nada baterai lithium-ion sebagai penampung energi listrik yang lebih besar, bukan cuma aki. Dan di generasi sebelumnya, Ertiga Hybrid diimpor dari India dengan memakai mesin diesel. Kemungkinan besar penerusnya akan pakai mesin bensin, lalu sudah diproduksi langsung di Tanah Air.

Meluncurnya Ertiga Hybrid di Indonesia akan menjadikannya sebagai satu-satunya model Low MPV (multi purpose vehicle) dengan teknologi elektrifikasi. Karena Toyota Avanza/Veloz, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio, dan Wuling Confero tidak punya teknologi serupa. Dan dari sejumlah bocoran yang beredar belakangan ini, harga Ertiga Hybrid nanti juga terlihat menarik untuk sebuah mobil berelektrifikasi.(WAHYU HARIANTONO)

carvaganza.com.