politik-indonesia.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2019/05/23/ifxlHGF3/fan-600x-5d64.jpg”>

Kipas radiator menjadi salah satu komponen pendingin mesin yang sangat vital, lantaran fungsinya sebagai alat penghisap suhu panas hasil dari proses pendiginan suhu mesin di radiator. Jika kipas radiator sampai terganggu kinerjanya atau putarannya mulai lemah, maka akan membuat suhu mesin meningkat dan rentan terjadi overheat. Pada mobil modern, umumnya sudah sudah menggunakan kipas radiator elektrik atau electric fan yang bekerja dengan suplai listrik dari aki. Celakanya, cukup sulit untuk mendeteksi kipas radiator elektrik yang mulai lemah atau menurun kinerjanya. Namun Anda tak perlu khawatir, karena Cintamobil akan berikan beberapa tips deteksi kipas radiator elektrik yang mulai lemah.

Penyebab kipas radiator elektrik mulai lemah akibat carbon brush yang sudah aus atau magnet pada motor elektrik yang mulai lemah

Tips pertama, Anda bisa memantau indikator suhu mesin yang tertera di dasbor. Di beberapa mobil, kondisi suhu mesin normal berada di tengah atau di seperempat indkator suhu mesin, maka ketika jarum penunjuk suhu mesin meningkat sedikit saja, menunjukkan bahwa mesin mulai mengalami overheat atau ada komponen pendingin yang tak bekerja dengan baik, mungkin salah satunya kipas radiator elektrik yang mulai lemah.

Jika jarum penunjuk suhu mobil mulai merangkak naik, menandakan ada yang tidak beres dalam komponen pendinginan mesin

Lantas bagaimana dengan mobil yang telah menggunakan indikator suhu mesin digital. “Bagi mobil yang sudah menggunakan indikator suhu mesin digital, memang tak lagi terlihat jarum penunjuk analognya. Untuk deteksi putaran kipas melemah, pengemudi harus selalu waspada melihat dasbor. Ketika indikator suhu mesin digital nyala, berarti suhu mesin sudah meningkat dan ada yang tidak beres dengan pendinginan mesin,” ujar Yusuf, mekanik Astrido Toyota Pondok Gede. Jika jarum penunjuk suhu mulai merangkak naik atau indikator suhu digital menyala, segera ke bengkel untuk mendapatkan pengecekan dan menghindari mobil mogok di jalan.

Jika indikator suhu mesin digital seperti diatas menyala, berarti suhu mesin Anda mulai naik atau overheat

Tips deteksi kipas radiator elektrik yang mulai lemah kedua adalah mesin yang mengalami detonasi alias ngelitik. Salah satu penyebab mesin ngelitik adalah suhu mesin yang meningkat drastis sehingga mengganggu proses pembakaran. Efeknya, campuran bahan bakar dan udara tak terbakar sebelum waktunya dan menyebabkan detonasi atau ngelitik. “Jika mesin ngelitik akibat suhu mesin yang meningkat, biasanya dibarengi dengan penurunan performa yang cukup signifikan atau kalau sudah parah bisa membuat mesin tersendat,” tambah pehobi game online ini.

Salah satu penyebab AC tak dingin adalah putaran kipas radiator yang mulai lemah, sehingga membuat suhu mesin naik dan mengganggu sirkulasi pendinginan AC

Tips deteksi kipas radiator elektrik yang mulai lemah terakhir adalah suhu AC yang meningkat alias kurang dingin. Penyebab suhu AC kurang dingin memang banyak, namun salah satu penyebabnya adalah meningkatnya suhu mesin jika meningkatnya suhu mesin dibarengi dengan meningkatnya jarum penunjuk suhu mesin atau indikator suhu mesin digital yang menyala, mungkin salah satu penyebabnya adalah kipas radiator elektrik yang mulai lemah. Segera cek di bengkel terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.