politik-indonesia.com – SUMEDANG – Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) sudah mulai beroperasi pada hari ini, Senin 24 Januari 2022. Tol ini akhirnya beroperasi setelah dilakukan groundbreaking bulan November 2012 dan yang baru beroperasi pun baru Cisumdawu Seksi 1 sepanjang 11,45 kilometer dari Cileunyi – Rancakalong.

Tol dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dengan panjang total 61,715 km. Pembangunan Cisumdawu akan dilakukan dalam enam tahapan, yakni Seksi 1 sepanjang 11,45 km yang sekarang telah selesai, Seksi II sepanjang 17,05 km dan Seksi 3 sampai dengan Seksi 6 sepanjang 33,215 km. Nilai investasi Tol Cisumdawu mencapai 8,41 trilyun.

Tol Cisumdawu Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) untuk menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Tol Cisumdawu Seksi 3-6 dibangun oleh PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Pembukaan Tol Cisumdawu Seksi 1 ini akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (24/1) pada pukul 15.45 dengan Ceremony Pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu.

Dengan kehadiran Tol Cisumdawu bakal meningkatkan kapasitas jalan yang menghubungkan kota Bandung dengan Cirebon. Sekaligus melengkapi jaringan jalan tol Jakarta – Bandung – Cirebon. Yaitu menjadi Jakarta – Cikampek – Cipularang – Padaleunyi – Cisumdawu – Cikampek – Cirebon. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai jalan alternatif untuk menghindari kemacetan pada jalan Cadas Pangeran.

Kehadiran tol juga dapat mendukung pengembangan kawasan ‘segitiga emas’ Cirebon-Subang-Majalengka (Rebana) yang telah dicanangkan Pemda Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan baru. Dan jangan lupa tol ini menyuguhkan pemandangan yang indah panorama pegunungan Bumi Priangan.

Tol Cisumdawu bakal menyambungkan jalan tol dari Bandung menuju Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka. Selain itu mempersingkat waktu tempuh dari Bandung ke Kertajati hanya menjadi sekitar 40 menit. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Proyek Tol Cisumdawu ini sebenarnya sudah cukup lama dicanangkan, bahkan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Perencanaannya sudah dimulai pada 2005 silam, namun akhirnya baru groundbreaking pada November 2012. Targetnya kelar tahun 2014, namun berubah terus-menerus. Mulai dari 2019, berubah ke tahun 2020, 2021, sampai akhirnya bisa beroperasi hari ini. (EKA ZULKARNAIN)

carvaganza.com.