politik-indonesia.com – Sadarkah kalian bahwa kesalahan mengatur keuangan setelah menikah bisa mengancam keharmonisan pasangan suami dan istri?

Menurut hasil riset Kansas State University, argumentasi yang pelik seputar keadaan finansial adalah penyebab paling umum atas beragam perceraian di Amerika Serikat.

Nah, supaya kamu dan pasangan bisa terhindar dari risiko tersebut, kelalaian mengatur keuangan saat menikah wajib kalian pahami.

Kira-kira, apa saja, sih, bentuk dari kesalahan-kesalahan tersebut? Tenang, Glints sudah kurasikan lima contohnya dalam rangkuman ini. Yuk, disimak!

1. Tidak memiliki tabungan bersama

© Freepik.com

Melansir laman Investopedia, kesalahan mengatur keuangan yang paling umum dilakukan setelah menikah adalah tidak memiliki tabungan bersama.

Kebanyakan pasangan milenial lebih memilih untuk menyimpan uang dalam tabungan masing-masing.

Sebenarnya, hal tersebut bukanlah sebuah isu. Bahkan bisa menjadi resolusi yang baik agar masing-masing pasangan bisa memuaskan keperluan pribadinya.

Namun, sebagai sebuah keluarga, tabungan bersama merupakan satu hal yang wajib untuk dimiliki.

Mengapa demikian? Karena, dengan adanya tabungan bersama, pasangan bisa merencanakan segala keperluan di masa depan dengan lebih baik.

Selain itu, tabungan bersama juga bisa mencegah financial infidelity, di mana pasangan suami istri saling berbohong mengenai kondisi finansial masing-masing.

2. Utang yang menumpuk

© Freepik.com

Kesalahan berikutnya adalah untuk membiarkan tagihan utang menumpuk.

Mulai dari piutang biaya rumah, beli mobil, hingga perawatan kecantikan, utang-utang yang menumpuk bisa membawa masalah bagi keharmonisan keluarga.

Namun, dalam beberapa kasus, utang yang tertumpuk bisa hadir dari tagihan satu pasangan tertentu dari waktu sebelum ia menikah.

Nah agar bisa terhindar dari utang yang menggunung, pastikan kamu dan pasangan selalu menyisihkan uang untuk membayar tagihan setiap bulannya.

3. Berpaku pada peran gender yang tradisional

© Freepik.com

Menurut Forbes, kesalahan mengatur keuangan yang kerap terjadi setelah menikah adalah pemikiran yang konservatif.

Dalam kasus ini, pasangan suami istri tetap berpegang teguh pada peran gender yang tradisional, di mana suami harus bekerja dan istri wajib mengatur keuangan.

Sejatinya, hal ini sudah kuno dan dapat membahayakan finansial keluarga bila peran tersebut tidak cocok bagi kedua pasangan.

Maka dari itu, tak masalah, kok, bagi seorang wanita untuk menjadi pasangan yang fokus mencari pemasukan.

Begitu juga dengan peran suami. Jika ia memang lebih andal dalam mengatur pengeluaran, maka tak ada salahnya bila ia yang berfokus pada tugas tersebut.

4. Tidak memikirkan rencana jangka panjang

© Freepik.com

Nah, menyadur MoneyTalksNews, kesalahan mengatur keuangan satu ini seringkali terjadi setelah pasangan resmi menikah.

Bagi pasangan suami istri, merencanakan biaya pensiun dan kebutuhan finansial jangka panjang lainnya itu cukup penting.

Pasalnya, hal tersebutlah yang akan menjamin kestabilan finansial saat kedua pasangan nanti tak lagi bekerja.

Maka dari itu, setelah resmi menikah, segera rancang rencana jangka panjang bersama sang pasangan.

Kamu tidak mau kan, memiliki kondisi finansial yang buruk saat nanti sudah pensiun?

5. Terjadi power play

© Freepik.com

Kesalahan terakhir yang kerap terjadi saat mengatur keuangan setelah menikah adalah adanya power play.

Bagi kamu yang belum tahu, power play adalah sebuah kondisi di mana pasangan yang memiliki pekerjaan tetap mengatur semua alur keuangan di dalam keluarga.

Kendati demikian, power play juga bisa berlangsung bila salah satu pasangan berasal dari keluarga yang lebih mapan.

Nah, agar hal seperti ini tidak terjadi, pasangan suami istri bisa membentuk tabungan bersama dan mengatur keuangan secara serempak.

Akan tetapi, agar terhindar dari konflik, diskusi mengenai permasalahan tersebut perlu dilakukan. Intinya, kompromi dan toleransi berperan penting bila kamu terjebak dalam kondisi ini.

Itu dia lima kesalahan mengatur keuangan yang kerap terjadi setelah menikah. Intinya, dalam setiap pernikahan, permasalahan finansial adalah suatu hal yang wajib untuk direncanakan.

Meskipun konflik dan perdebatan pasti terjadi, pasangan suami dan istri harus saling toleransi agar kondisi finansial dan keharmonisan keluarga bisa stabil.

Nah, bagaimana denganmu? Sudah mulai merencanakan finansial bersama sang pasangan? Apa masih bingung ingin mulai dari mana?

Tenang saja, kamu tidak sendirian, kok. Kamu bisa membagikan semua keluh dan kesahmu di Glints Komunitas.

Di sana, para profesional dan pengguna Glints lainnya selalu siap untuk membagikan pendapat mereka.

Sumber

    7 Money Mistakes That Can Doom Your Relationship

    Researcher finds correlation between financial arguments, decreased relationship satisfaction

    5 Financial Mistakes That Ruin Your Marriage

    Top 6 Marriage-Killing Money Issues