politik-indonesia.com – Seorang freelancer harus memiliki kemampuan mengatur keuangan yang baik. Tanpa hal yang satu ini, pasti keuangan tidak akan stabil dan berpengaruh pada masa depan.

Sebagai seorang freelancer harus mau menghadapi risiko bahwa penghasilan yang didapatkan tidak akan menentu setiap bulannya.

Tanpa mengerjakan proyek, maka tidak akan ada penghasilan. Proyek tersebut pun tergantung pada klien sehingga jumlah penghasilan tiap bulannya tidaklah pasti.

Oleh karena itu, setiap freelancer haruslah memiliki kemampuan mengatur keuangan yang baik demi masa depan yang lebih terjamin.

Berikut ini Glints jelaskan apa saja jenis kesalahan dalam mengatur keuangan yang masih sering dilakukan oleh seorang freelancer.

1. Malas membuat anggaran bulanan

Kesalahan pertama freelancer dalam mengatur keuangan ialah tidak pernah membuat anggaran bulanan.

Setiap karyawan baik itu freelancer atau full time haruslah membuat anggaran bulanan supaya bisa tahu kemana saja perginya uang yang dimiliki.

Jadi, setiap bulan coba tuliskan berapa jumlah pendapatanmu. Kemudian bagikan ke dalam beberapa bagian untuk pengeluaran.

Misalnya pengeluaran untuk makan sehari-hari, belanja kebutuhan, transportasi, dan lain sebagainya.

Menurut Fundera, membuat anggaran bulanan akan membantu lebih hemat karena bisa memantau keluar masuknya uang.

2. Tidak memiliki dana darurat

Sampai saat ini masih banyak orang yang masih belum paham dengan pentingnya dana darurat sehingga tidak pernah menyiapkannya.

Padahal dana darurat sangatlah penting. Misalnya saat kita mengalami keadaan mendesak seperti harus masuk rumah sakit, maka bisa menggunakan dana ini.

Selain itu, di tengah pandemi seperti saat ini dana darurat juga bisa dimanfaatkan untuk bertahan hidup.

Pasalnya, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak buruk bagi perekonomian sehingga mendapatkan suatu pekerjaan baru sangatlah sulit.

Jadi, kamu bisa bertahan hidup menggunakan dana darurat yang sudah dikumpulkan tersebut.

Superside menjelaskan sebaiknya seorang freelancer menyiapkan sebuah dana darurat yang bisa mencukupi pengeluaran hingga 3 sampai 6 bulan.

Kehidupan freelancer yang serba tidak pasti seharusnya menjadi motivasi untuk memiliki dana darurat yang lebih banyak.

3. Belum berani melakukan investasi

Jenis kesalahan lain yang masih sering dilakukan oleh freelancer dalam mengatur keuangan adalah takut untuk mulai berinvestasi.

Jangan memiliki pikiran bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh para pekerja full time saja. Pasalnya, freelancer juga harus mencoba investasi demi masa depan yang lebih baik.

Namun, sebelum melakukannya sebaiknya cari tahu dulu tips investasi untuk freelancer agar kamu tidak salah pilih.

Ketahui dulu berapa kemampuanmu dalam berinvestasi sehingga kamu tidak akan memilih investasi yang terlalu sulit dan bermodal besar.

Ingatlah bahwa investasi merupakan salah satu sumber passive income yang baik, jadi tidak perlu takut lagi untuk mencoba melakukannya.

4. Tidak memiliki asuransi

Asuransi tentu bukanlah hal yang asing lagi di telingamu, kan? Namun, sayangnya tidak semua orang mengerti pentingnya dari memiliki asuransi.

Kamu harus paham pentingnya asuransi bagi milenial sehingga bisa termotivasi untuk memiliki asuransi.

Ada beragam jenis asuransi yang perlu dimiliki seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan masih banyak lainnya.

Saat memiliki asuransi tentu saat mengalami musibah maka biayanya akan di-cover oleh asuransi sehingga tidak perlu mengeluarkan dana yang terlalu besar.

Jadi, mulai sekarang coba sisihkan pendapatanmu untuk asuransi. Apalagi saat kamu masih muda sebaiknya segera ikut asuransi karena biaya preminya lebih murah, lho.

5. Kurang sadar pentingnya tabungan hari tua

Banyak sekali freelancer yang hanya fokus memenuhi kebutuhannya saat ini. Hal itu memang tidak salah, tapi jangan lupa pentingnya memiliki simpanan seperti tabungan hari tua.

Dilansir dari Upwork, tidak menyiapkan dana pensiun atau tabungan hari tua merupakan salah satu kesalahan mengatur keuangan yang sering dilakukan oleh freelancer.

Ingatlah bahwa tubuh kita tidak tak akan selalu muda dan mampu terus bekerja hingga tua. Pasti ada saatnya kita akan memilih untuk pensiun dan beristirahat.

Itulah mengapa tabungan hari tua sangat penting untuk dimiliki agar nanti kita bisa hidup lebih damai tanpa ada masalah dari segi keuangan.

Pastinya kamu tidak mau kan hidup di hari tua dengan memiliki finansial yang tidak stabil?

Oleh karenanya, sebaiknya mulai sisihkan sedikit demi sedikit uangmu untuk tabungan hari tua, ya.

6. Tidak memisahkan rekening pribadi dan bisnis

Blogging Wizard mengatakan, salah satu kesalahan dalam mengatur keuangan yang umum dilakukan freelancer adalah tidak memisahkan rekening pribadi dan bisnisnya.

Memisahkan rekening pribadi dan bisnis membuatmu dapat dengan mudah melacak cash flow.

Sehingga, kamu tidak akan kebingungan menentukan pengeluaran mana yang bersifat bisnis atau kepentingan personal.

Tidak hanya itu, kamu juga akan terhindar dari mencampurkan uang pribadi dengan uang bisnismu. Sehingga, pengelolaan pajak pribadimu juga akan lebih mudah.

7. Tidak mengelola pajak dengan baik

© Pexels.com

Melansir Free Agent, salah satu hal penting yang perlu diingat freelancer dalam mengatur keuangan pribadinya adalah mengelola pajak dengan baik.

Sebagai warga negara yang baik, tentu kamu perlu membayar pajak sesuai dengan aturan. Jika tidak, bisa saja kamu akan terkena sanksi dari negara.

Nah, untuk mengetahui serba-serbi pajak sebagai freelancer di Indonesia, kamu bisa baca artikel dari Glints.

Yuk, tap tombol di bawah untuk mengetahuinya lebih lanjut!

BACA ARTIKELNYA

8. Tidak memberi deadline pembayaran invoice ke klien

Salah satu hal yang membantu freelancer dalam mengatur keuangan pribadinya adalah dengan memberi deadline pembayaran invoice ke klien.

Hal ini memastikan klien tidak telat untuk memberi kompensasi padamu.

Memberi deadline pembayaran invoice juga membantumu mengatur cash flow pribadi. Jadi, kamu bisa tahu kapan waktu mendapatkan uang dari beragam proyek yang telah dikerjakan.

Tidak hanya itu, memberi deadline pembayaran invoice juga membuatmu memiliki kesan profesional di mata klien.

Salah satu tips dalam memberi deadline pembayaran invoice, menurut Blogging Wizard, adalah mencantumkan penalti jika klien melewati batas waktu.

9. Tidak memberi rush fee

Apabila klien memberi proyek yang harus diselesaikan secepatnya, ada baiknya bagimu untuk menarifkan rush fee.

Menurut The International Freelancer, hal ini penting supaya waktu yang bisa kamu gunakan untuk keluarga dapat terganti dengan jumlah seimbang.

Tidak hanya itu, dana tambahan selain kompensasi yang akan didapatkan juga membuatmu bisa menabung lebih banyak.

10. Tidak menetapkan tarif yang kompetitif

MyHQ mengatakan, salah satu hal yang membantu freelancer dalam mengatur keuangan adalah tarif kompetitif.

Sehingga, pastikan untuk melakukan networking dengan sesama freelancer supaya mengetahui tarif umum di industrimu.

Hal ini supaya memastikan kamu dibayar dengan jumlah yang layak. Tentu, kamu akan kesulitan mengatur keuangan pribadi jika pendapatanmu di bawah rata-rata.

Selain itu, kamu juga bisa membuat perencanaan keuangan lebih baik dengan mengetahui tarif umum sebagai freelancer di industrimu.

Itulah beberapa kesalahan dalam mengatur keuangan yang masih sering dilakukan oleh freelancer.

Glints berharap kini kamu bisa paham apa saja hal yang perlu dipersiapkan demi mendapatkan kestabilan finansial bagi seorang freelancer.

Selain dari info di atas, kamu juga bisa mencari tahu lebih dalam mengenai dunia finansial dengan membaca beragam artikel kanal Finansial di Glints Blog, lho.

Di sana, terdapat tips dan trik yang bisa diaplikasikan untuk mengatur keuanganmu. Menarik bukan?

Yuk, klik di sini untuk mendapatkan beragam tips dan trik finansialnya!

Sumber

    7 Common Financial Mistakes New Freelancers Make (and How to Avoid Them)

    5 Financial Mistakes All Freelancers Should Avoid

    8 Helpful Finance Apps for Small Business Owners

    Five finance mistakes I see from freelancers

    How To Manage Your Money As A Freelancer

    How To Manage Your Finances As A Full Time Freelancer

    24 Financial Mistakes That Will Cost You Big As A Freelancer